Jurus Silat Dua Koreografer

EKO Supriyanto bergegas masuk. Berkostum serba hitam, baju lengan panjangnya ter buka tak dikancing. Dalam ke heningan dengan sorot lampu biru temaram, di lobi gedung museum dan galeri NuArt Sculpture Park, Bandung—milik pematung kondang Nyoman Nuarta— Sabtu malam, 10 September 2016. Kepalanya tengadah sambil mengangkat tangan kiri secara cepat. Tangan kanannya yang terentang lurus kemudian bertemu dalam sekali ayunan di depan dada. Selanjutnya, kedua tangan koreografer itu serempak menusuk udara di atas kepala, lalu berkelebat sambil memutar tubuh diikuti gerakan memukul. Sekitar lima menit, Eko mengekspresikan tubuhnya dengan gerakan tari kontemporer yang berbasis gerakan pencak silat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *