Bertarung Menembus Mancanegara Bag2

”Kalau ada nama Made, Ketut, atau Wayan, pasti akan menggetarkan.” Persaingan itu juga makin berat karena munculnya turis-turis petualang yang mengumpulkan perajin, kemudian mereka memberi modal untuk membuat kerajinan perak. Otomatis mereka tidak dikenai pajak karena tak berbadan hukum dan tak menggunakan visa kerja. ”Ekspor pun dilakukan menggunakan agen pengiriman barang,” kata Deni. Situasi itu kemudian memicu Deni merintis penjualan dengan brand namanya sendiri, Deni Jewelry. Bersama mitranya dari Amerika Serikat, dia membuka toko dan kantor perwakilan sendiri di Virginia. Penjualan dalam jumlah besar masih dia layani dengan perjanjian bahwa barang yang dibeli akan dijual menggunakan namanya. ”Kalau tidak mau, akan saya tolak,” ujar Deni, yang kini memiliki 40 perajin.

Leave a comment

Your email address will not be published.