Inspirasi Alam Motif Jawan Bag7

Dan tahun ini status itu akan diperjuangkan lagi karena ada masukan bahwa penggunaan bahan-bahan tradisional alami dalam proses produksi bisa menjadi dasar status itu. Misalnya, buah piling-piling sebagai bahan perekat, buah asam dan belimbing wuluh untuk pembersih, buah lerak untuk pencucian, serta pohon amplas untuk menghaluskan barang. ”Kalau ada status itu, otomatis karya-karya komunal akan terlindungi secara hukum,” katanya. Mengenai hak cipta, tutur Megayasa, pihaknya tetap mendorong perajin Celuk mengurusnya. Tahun ini bahkan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah membantu proses pengurusan tanpa biaya. Untuk mengantisipasi keengganan perajin, Celuk Design Centre melakukan inventarisasi dan dokumentasi dalam bentuk buku.

Leave a comment

Your email address will not be published.