Para Hadirin bag3

Namun kalau lidah kita sudah terbiasa mengucapkan ”tamu-tamu” sebenarnya tidak jadi masalah. Syaratnya kita harus mulai membiasakan diri membuang kata ”para” lebih dulu, sehingga kalimatnya menjadi ”tamutamu mulai berdatangan”. Sayang sekali, banyak MC dan pejabat yang kurang paham. Mereka masih saja menyapa undangan dengan kalimat sapaan yang salah kaprah: ”Para bapak-bapak dan para ibu-ibu yang saya hormati….” Seharusnya mereka mengucapkannya seperti ini: ”Para bapak dan ibu yang saya hormati…” atau ”Bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati…”. Sedangkan kalimat ”Para hadirin yang saya hormati…” seharusnya diucapkan ”Para hadir yang saya hormati…”.

Leave a comment

Your email address will not be published.