Categories
Rumah

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir – H ujan kerap datang di awal tahun. Genangan air pun muncul dimana-mana. Tak hanya di jalanan kota, pekarangan rumah pun menjadi korban. Intensitas air hujan yang cukup tinggi, juga, kadang membuat taman rumah jadi becek. Untuk mengurangi genangan ini, membuat lubang resapan biopori bisa jadi solusi. Lubang silindris yang menembus tanah ini dapat mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Tak hanaya itu, biopori juga bisa menjadi sarana mengolah sampah organik jadi pupuk kompos. Cadangan air tanah juga terjaga karena air tak lansung mengalir ke selokan/riol kota. Untuk membuat biopori pun tak sulit.

Anda cukup menyediakan bor biopori, pipa PVC yang telah diberi lubang, dan penutup lubang sebagai pelindung. Kemudian tentukan lokasi lubang biopori yang akan dibuat. Agar resapan lebih optimal, buat alur air pada taman. Buat sebagian permukaan tanah lebih rendah dari sisi lainnya. Setelah semua persiapan dilakukan, saatnya membuat lubang dengan 5 langkah berikut ini.

• Buat lubang resapan biopori (LRB) di alur air yang disediakan dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 100 cm. Untuk mempermudah membuat lubang, siram tanah dengan air terlebih dahulu.

• Buat lubang biopori lainnya sesua alur air yang telah dibuat. Atur jarak antarlubang, 1 hingga 1,5 m.

• Setelah lubang terbentuk, pasang pipa PVC sebagai perkerasan agar sekeliling lubang tak mudah amblas. Anda juga bisa menggunakan menggunakan adonan semen yang dicetak di bibir lubang dengan ketinggian tak lebih dari 10 cm.

• Isi lubang biopori dengan mengunakan sampah organik setiap hari. Saat satu lubang penuh, isi lubang yang lain. Lakukan berurutan hingga semua lubang terisi.

• Agar lubang tak membahayakan orang yang melintas, Anda bisa menempatkan penutup sebagai pengamanan. Anda bisa menggunakan lubang dari kawat atau dop pipa yang dibuat berlubang sebagai penutup. Ada baiknya, penutup dibuat berlubang dan mudah dibuka agar air dan udara tetap bebas mengalir.

Itulah langkah untuk membuat biopori. Jangan lupa untuk menyediakan genset yogyakarta di rumah mu sebagai sumber listrik cadangan bila sewaktu waktu terjadi mati listrik

Categories
Tekno

ASRock VisionX, VisionHT, dan Mini Series

Produsen motherboard terbesar ketiga di dunia, ASRock, juga turut meramaikan pasar mini-PC dengan varian VisionX Series, Mini Series, dan Vision HT Series. Ketiga seri mini-PC ASRock tersebut ditenagai prosesor Intel dan terbagi dalam dua varian tergantung dari jenis prosesor yang digunakan, terkecuali untuk Mini Series yang menggunakan APU AMD E2-1800.

Yang paling baru adalah VisionX 420D yang menggunakan Intel Haswell i5- 4200M dan memori berkapasitas 8 GB. Mini-PC dari ASRock menghadirkan hard disk berkapasitas 1 TB sebagai tempat penyimpanan data. Khusus untuk Mini Series hanya menyediakan hard disk berkapasitas 500 GB, namun sudah mencukupi untuk menyimpan data foto dan video.

Beralih ke bagian konektivitas, seluruh mini-PC dari ASRock dilengkapi dengan USB 3.0, port audio 3,5 mm, dan card reader 4-in-1di bagian depan. Ethernet LAN, DVI-D, HDMI port, enam USB 2.0 slot, power supply input, optical audio, dan konektor analog audio berjajar rapi pada sisi bagian belakang. Untuk melengkapi fungsi sebagai perangkat komputasi, semua mini-PC dari ASRock juga dilengkapi dengan DVD-Rom slim.

Categories
Parenting

Paparan Pestisida Tingkatkan Risiko Adhd

Mamil agar menghindari penggunaan pestisida karena dapat mengganggu perkembangan sistem dopamin dalam otak, yang berkaitan dengan ekspresi emosional dan fungsi kognitif. Yang juga mencemaskan, paparan pestisida, bahkan dari yang umum digunakan banyak orang, dapat meningkatkan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD) pada bayi yang dilahirkan. Demikian hasil riset yang dimuat di Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology. “Kita tidak bisa mengubah faktor genetik yang dapat menimbulkan ADHD pada anak, namun kita bisa mengurangi beberapa faktor lain, seperti yang berkaitan dengan lingkungan. Salah satunya adalah paparan pestisida,” kata Jason Richardson, kepala penelitian dari Rutgers Robert Wood Johnson Medical School dan anggota Environmental and Occupational Health Sciences Institute (EOHSI). Perlu diketahui, paparan pestisida tidak dapat segera dimetabolisme tubuh.

Papa Juga Perlu Diet Gula

Ingin punya bayi sehat dan jauh dari obesitas? Bukan cuma Mama yang harus menjaga makan saat hamil, bahkan jauh sebelum hamil. Papa juga perlu makan sehat! Studi yang dimuat di jur nal Cell menemukan, para papa yang gemar mengonsumsi banyak gula sebelum masa konsepsi dapat meningkatkan risiko obesitas pada bayi. “Pola konsumsi tinggi gula ini dapat mengubah ekspresi genetik para embrio. Dari temuan ini diketahui, stimulasi berupa nutrisi dari orangtua serta lingkungan dapat berpengaruh pada keturunan yang akan dilahirkan,” kata Dr. J. Andrew Pospisilik, peneliti dari Max Planck Institute of Immunobiology and Epigenetics, Jerman.

Rumah Ramah Mamil

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2008 menemukan fakta, mamil yang terpapar zat-zat kimia yang terdapat dalam cairan pemutih, penyegar udara, dan produk pembersih lainnya, bisa meningkatkan risiko asma pada bayinya kelak sebanyak 41%. Untuk itu, sebelum membeli barang, baca label yang tertera pada kemasan. Sebaiknya jangan gunakan lagi produk yang terdapat zat hidroksida, asam klorida, butil cellusolve, formaldehida, pemutih, amonia silfamic, asam sulfat, alkali, dan mopholine. Sebaiknya, pilih produk yang ramah lingkungan dan dibuat dari bahan-bahan alami.

Selain menjaga kesuburan dan kesehatan untuk mempersiapkan kehamilan agar lancar tentunya setelah si kecil dan beranjak besar perlu adanya pendidikan terutama bahasa. Berikan ia pelatihan bahasa asing di tempat kursus berbahasa Perancis di Jakarta yang terbaik. Sehingga si buah hati memiliki keterampilan berbahasa asing yang baik.