Category Archives: Rumah

4 Cara Menata Ruang Tamu Dengan Benar dan Nyaman

Rumah sangat membutuhkan barang-barang furniture terutamanya untuk melengkapi seluruh isian rumah, tidak hanya rumah saja melainkan masih banyak tempat yang membutuhkan sebuah furniture seperti masjid membutuhkan mimbar masjid, gereja butuh mimbar atau podium gereja, kantor butuh meja kantor dan juga masih banyak lagi.

Ruang tamu adalah kesan pertama bagi sebuah rumah. Ruang tamu yang bagus bisa menjadi gambaran bahwa seluruh rumah tertata dengan baik. Sehingga, penting sekali untuk memperhitungkan cara menata ruang tamu yang bagus.

Sayangnya, sejauh ini masih belum banyak orang yang mengetahui tata cara menata ruang tamu. Terlebih lagi ada beragam metode yang dibedakan dari fungsi dan jenis kebutuhan ruang tamu masing-masing orang.

Lantas, bagaimana cara paling pas? Untuk itu simaklah pembahasan selengkapnya dibawah.

Cara Menata Ruang Tamu Dengan Benar

  1. Memilih Perabotan Wajib

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga proses penataan tidak bisa dipukul sama rata. Namun ada panduan dasar yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan memahami apa saja furnitur yang dibutuhkan.

Diawali pemilihan tempat duduk, Anda bisa memilih kursi sofa jika sering menerima tamu dan lebih baik memilih kursi minimalis atau kursi rotan jika jarang kedatangan tamu.

Jangan lupakan pentingnya coffe table, Anda bisa mengganti dengan side table apabila mempunyai ruang terbatas. Kehadiran meja membuat tamu yang datang lebih mudah untuk meletakkan barang bawaan.

Sediakan tempat penyimpanan agar ruang tamu terlihat selalu rapi. Bisa dengan lemari kecil, meja berlaci, kabinet kecil atau kursi dengan kolong berlaci.

Sesudah tiga komponen utama sudah tersedia, Anda bisa menggunakan meja TV yang kuat dan kokoh.

  • Memilih Pola dan Warna Dinding

Dinding adalah elemen dominan yang berpengaruh besar pada suasana dan atmosfer di ruang tamu Anda. Sehingga penting memilih pola dan warna dinding dengan tepat. Jika Anda biasa berlama-lama di ruang tamu, sangat recomended memilih warna lembut dan pola minimalis. Sebab bisa menghadirkan suasana nyaman.

Di sisi lain, apabila ruang tamu hanya sebagai pelengkap, tidak ada salahnya memilih pola-pola kreatif dan warna mencolok.

  • Material Lantai yang Nyaman

Secara umum, pemilihan lantai nyaman adalah vynil dan parket. Ini menciptakan kehangatan dan tidak begitu keras. Namun jika ingin menghadirkan kemewahan di ruang tamu, Anda bisa memilih material marmer atau sejenisnya.

  • Pencahayaan yang Baik

Pencahayaan lampu terang yang berwarna putih cocok untuk aktivitas berat di ruang tamu, semisal membaca buku sampai berdiskusi. Sedangkan untuk bersenda gurau atau bercengkrama, lebih direkomendasikan memilih pencahayaan temaran.

Demikianlah empat cara menata ruang tamu dengan benar, semoga bisa memberi manfaat.

Ide Perangkat Rumah yang Singkat dan Fungsional

I dealnya, sebuah rumah dapat menampung segala jenis kegiatan manusia yang tinggal di dalamnya dengan space yang ada. Ini menjadi lebih krusial lagi bagi rumah-rumah dengan luasan terbatas. Memadukan antara luasan yang terbatas dengan kebutuhan di setiap rumah, solusinya adalah furnitur kompak. Furnitur kompak didesain secara khusus agar efektif dan fungsional, dengan berorientasi pada kebutuhan penghuni dan kondisi ruang-ruang yang ada, tanpa membuat ruang semakin sesak atau padat.

Penyiasatan furniturnya beragam, mulai dari metode lipat, geser, dwifungsi, serta multifungsi. Dua dari 4 metode itu, pada rumah ini diterapkan di dapur. Secara “normal” kita hanya akan melihat sebuah kitchen set dengan kabinet-kabinetnya. Namun pada kondisi “tidak biasa”, kita bisa mendapatkan lebih banyak furnitur. Dari bawah kitchen set bisa dikeluarkan sebuah meja beserta 2 kursi. Bila kita geser ke tengah, meja ini dapat menjadi meja makan dan meja kerja. Sementara di sisi yang lain, terdapat meja lipat yang menyatu dengan kabinet, lengkap dengan 2 kursi tinggi yang menjadi pasangannya. Tinggi meja ini sekitar 85 cm, seukuran meja bar. Mengapa harus ada 2 meja disimpan di dalam pantri ini?

“Klien kami menginginkan meja bar karena lebih praktis sebagai meja sarapan untuk 2 penghuni. Namun, bila ada tamu, meja geser bisa menjadi option yang lebih baik untuk makan bersama. Apabila sedang berlangsung acara dan ingin di ruangan tersebut tidak ada meja atau kursi, itu semua bisa dilipat kembali dan digeser ke tempat semula,” jelas Milana dari Sattva Square Interior. Tidak terlalu jauh dari pantri, terdapat rak sepatu berdesain terbuka. Rak ini, dengan desainnya yang menyerupai kredensa, bisa difungsikan sebagai tempat duduk atau tempat memajang pernak-pernik

Cara Sederhana Melipat Meja

Ternyata, sederhana saja cara “mengancingkan” meja bar lipat ke kabinet, yaitu menggunakan pengganjal dari sepotong multipleks yang dipasang dengan paku mur. Tingkat keketatan pemakuannya diatur sedemikian rupa agar potongan multipleks itu masih bisa digerakkan, namun juga kokoh menancap. Sedangkan engsel untuk kaki-kaki meja bar hanya menggunakan engsel lipat yang umum dipakai untuk pintu. Engsel itu pada satu sisi dipasang ke permukaan bawah meja bar, sementara sisi lainnya dipasang pada bagian kaki.

Jangan Lupakan Genset

Genset merupakan perangkat wajib di jaman modern ini, dimana listrik menjadi salah satu pemutar roda ekonomi Indonesia. Khususnya di wilayah bali. Di bali bila listrik padam, sektor ekonomi yang di topang industri wisata akan terganggu. Oleh karenanya di butuhkan genset. Pastikan anda membeli genset di jual genset bali yang terpercaya

Pelapis untuk Percantik Dapur

Pelapis untuk Percantik Dapur – High Pressure Laminate (HPL) adalah salah satu material finishing yang dipergunakan pada produk-produk furnitur dan interior. Karena sangat cocok untuk diaplikasikan pada lemari, meja, dan kitchen set, HPL menjadi pilihan bagi sebagian besar orang untuk memperindah dapurnya. Apalagi dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap produk yang ramah lingkungan (eco-friendly), mencari alternatif finishing, dan ditambah dengan semakin langka dan mahalnya bahan baku kayu asli. Salah satunya adalah Artform HPL, yang tampilannya menyerupai kayu asli. Keunggulan produk ini adalah tingkat konsistensi warna mencapai 99%, yang membuat dapur seolah-olah menggunakan kayu asli. Selain itu, produk ini tidak mudah bergerigi saat proses pemotongan, baik menggunakan mesin potong maupun manual. Ini tentu menjamin kenyamanan saat pemasangan. Sedangkan untuk memberikan pilihan bagi pengguna, Artform memiliki lebih dari 250 motif dan tekstur yang beragam.

Rumah Murah Pemerintah sudah dilengkapi Genset Yanmar Lho

Rumah Murah Pemerintah sudah dilengkapi Genset Yanmar Lho – S emakin maju sebuah kawasan perkotaan, tak lantas menjamin semakin meningkat pula kemampuan ekonomi masyarakatnya. Terbukti, di kota-kota besar di Indonesia masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan rumah layak huni degan harga terjangkau. Sekalipun beberapa orang memiliki tanah sebagai lahan tinggal, belum tentu mereka memiliki cukup biaya untuk membangun rumah di atasnya. Harga bahan baku yang cukup mahal tentu menjadi kendala utama. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan rumah nasional sejak tahun 2004 hingga saat ini. Berlandaskan hal tersebut, Puslitbang Permukiman mencetuskan sebuah solusi teknologi rumah instan. Teknologi yang kemudian dinamakan RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) ini didaftarkan kepada Direktorat Jenderal HK pada 20 Desember 2004. Pada awalnya RISHA diperuntukkan menjawab kebutuhan rumah nasional yang pada tahun tersebut mencapai 800.000 unit per tahun.

Disertai oleh backlog rumah mencapai 5,6 juta unit rumah, dan lebih dari 70%-nya adalah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ke bawah. Menurut Badan Pusat Statistik dan Kementerian Perumahan Rakyat, saat ini jumlah backlog telah menembus angka 12,5 juta. Berarti, dalam 10 tahun telah muncul peningkatan lebih dari 100%. Lantas, apa sebenarnya RISHA itu? Arief Sabaruddin, Koordinator Pengembangan Rumah Instan Balitbang Kimpraswil, menjelaskan bahwa RISHA merupakan rumah rakitan yang mengacu pada konsep bongkar pasang (knock down). Dengan sistem bongkar pasang ini, mendirikan RISHA terbilang jauh lebih cepat dibanding mendirikan rumah konvensional.

Mudah dan Murah

RISHA memiliki 2 kelebihan utama yang menjadi andalan Kementerian PU. Yang pertama, RISHA dikategorikan sebagai recommended prototype untuk daerah rawan gempa. Hal ini membuktikan bahwa RISHA memiliki konstruksi dan material yang begitu kuat, hingga cocok untuk daerah rawan gempa sekalipun. Yang kedua, harganya murah. Untuk satu unit RISHA tipe maisonet seluas 36 m² dibanderol dengan harga Rp 54 juta. Sedangkan untuk bangunan 1 lantai berada pada kisaran Rp 46 juta per luas 36 m². Arief turut menjelaskan, ketika konsumen telah membeli 1 unit RISHA, konsumen dapat mengolah kembali rumah instan tersebut sesuai yang diinginkan.

Karena desain komponen RISHA menggunakan pendekatan LEGO, konsumen dapat merakit kembali unit rumah tersebut dengan mudah. Komponen RISHA dapat dibuka dan bahkan diubah dengan bahan yang sama. Terkait dengan bahan penyusunnya, tingkat konsumsi bahan bangunan utama RISHA dapat direduksi hingga hampir 50% dari konsumsi bahan bangunan untuk rumah konvensional. Sehingga, sekalipun kenaikan harga bahan bangunan terus terjadi, selisih harga antara RISHA dengan rumah konvensional tetap dapat mencapai 25%. Komponen struktur RISHA terdiri dari 3 komponen struktur, 3 komponen dinding, dan 3 komponen atap. Semuanya pabrikasi. Dengan ini, budaya masyarakat dalam membangun rumah yang dilakukan secara bertahap, dapat terakomodasi. Arief menggambarkan bila masyarakat dapat menyisihkan uangnya dalam 1 minggu sekitar Rp 100.000, mereka sudah dapat membeli 1 panel RISHA. Sehingga, dalam sebulan mereka sudah dapat memiliki 4 buah panel, dan dalam setahun mereka dapat memiliki 1 unit ruang 3 m x 3 m.

Kerja Sama UKM

Untuk menyediakan komponenkomponen penyusun RISHA, pemerintah bekerja sama dengan beberapa UKM di Bandung, Cilacap, Medan, Padang, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta. Secara umum, semua UKM tersebut masih berada di bawah bimbingan Puslitbang Permukiman. Namun Arief mengakui, masih ada sedikit kendala pada segi pemasaran. Pemasaran yang dilakukan oleh pihak UKM masih terbatas pada sistem “mulut ke mulut” dan belum ada upaya serius untuk mengemasnya.

Dengan modal di bawah Rp 100 juta (di luar tanah), UKM dapat memroduksi komponen untuk 1 unit RISHA tipe 36m². Dengan begitu, UKM juga memberikan penghasilan kepada para tenaga kerja mereka rata-rata Rp 100.000 per harinya (borongan). Dengan penghasilan sebesar itu, para tenaga kerja yang juga tergolong masyarakat berpenghasilan rendah akan mampu mendapatkan rumah layak huni. Desain RISHA yang begitu praktis memperluas peluang penggunaan teknologi instan tersebut untuk dijadikan beragam bangunan. Tak hanya rumah tinggal, teknologi RISHA dapat digunakan untuk membangun sekolah, poliklinik, kantor, gudang, bangunan ibadah, hingga gedung serbaguna. Bahkan, tak tertutup kemungkinan bagi para arsitek untuk mengkreasikan komponen RISHA menjadi elemen bangunan lainnya

Rumah Instan Kayu

Untuk melengkapi teknologi RISHA, Puslitbang Permukiman juga memproduksi tekologi RIKA (Rumah Instan Kayu). Kayu yang digunakan merupakan kayu dari tanamantanaman cepat tumbuh, seperti kayu sengon. Menggunakan bahan kayu tak lantas menjadikan RIKA cenderung ringkih. Kayu-kayu yang diperoleh kemudian diolah terlebih dahulu untuk meningkatkan kekuatan dan keawetannya. Dari segi konsep, RISHA dan RIKA dilatarbelakangi fi losofi dan tujuan yang sama. Yang membedakan keduanya hanyalah bahan dasarnya saja. Perbedaan bahan bangunan tersebut memberikan alternatif rancangan desain bagi konsumen dan arsiteknya

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir – H ujan kerap datang di awal tahun. Genangan air pun muncul dimana-mana. Tak hanya di jalanan kota, pekarangan rumah pun menjadi korban. Intensitas air hujan yang cukup tinggi, juga, kadang membuat taman rumah jadi becek. Untuk mengurangi genangan ini, membuat lubang resapan biopori bisa jadi solusi. Lubang silindris yang menembus tanah ini dapat mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Tak hanaya itu, biopori juga bisa menjadi sarana mengolah sampah organik jadi pupuk kompos. Cadangan air tanah juga terjaga karena air tak lansung mengalir ke selokan/riol kota. Untuk membuat biopori pun tak sulit.

Anda cukup menyediakan bor biopori, pipa PVC yang telah diberi lubang, dan penutup lubang sebagai pelindung. Kemudian tentukan lokasi lubang biopori yang akan dibuat. Agar resapan lebih optimal, buat alur air pada taman. Buat sebagian permukaan tanah lebih rendah dari sisi lainnya. Setelah semua persiapan dilakukan, saatnya membuat lubang dengan 5 langkah berikut ini.

• Buat lubang resapan biopori (LRB) di alur air yang disediakan dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 100 cm. Untuk mempermudah membuat lubang, siram tanah dengan air terlebih dahulu.

• Buat lubang biopori lainnya sesua alur air yang telah dibuat. Atur jarak antarlubang, 1 hingga 1,5 m.

• Setelah lubang terbentuk, pasang pipa PVC sebagai perkerasan agar sekeliling lubang tak mudah amblas. Anda juga bisa menggunakan menggunakan adonan semen yang dicetak di bibir lubang dengan ketinggian tak lebih dari 10 cm.

• Isi lubang biopori dengan mengunakan sampah organik setiap hari. Saat satu lubang penuh, isi lubang yang lain. Lakukan berurutan hingga semua lubang terisi.

• Agar lubang tak membahayakan orang yang melintas, Anda bisa menempatkan penutup sebagai pengamanan. Anda bisa menggunakan lubang dari kawat atau dop pipa yang dibuat berlubang sebagai penutup. Ada baiknya, penutup dibuat berlubang dan mudah dibuka agar air dan udara tetap bebas mengalir.

Itulah langkah untuk membuat biopori. Jangan lupa untuk menyediakan genset yogyakarta di rumah mu sebagai sumber listrik cadangan bila sewaktu waktu terjadi mati listrik