Categories
News

Mendidik Wirausaha, Membantu Mereka Tumbuh Besar

Sebuah email masuk dari Ahmad Munawir, pembaca iDEA di Magelang. Ia merespon artikel tentang gerakan Optimistic Entrepreneur (#OPEN) yang dimuat di iDEA edisi Januari 2014 lalu, sekaligus menanyakan bagaimana kriteria untuk dapat bergabung dalam gerakan ini. Ahmad semula adalah seorang PNS, dan dengan latar belakang pendidikannya sebagai sarjana teknik sipil, juga membuka jasa usaha desain dan kontraktor bangunan. Pada bulan Juli 2013 lalu, setelah mengabdi 5 tahun sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Kesehatan, dan karena bercita-cita untuk mengembangkan usahanya semakin besar, Ahmad memutuskan untuk fokus kepada bisnisnya, dan memutuskan berhenti menjadi abdi negara. Sebagai sebuah gerakan, #OPEN berusaha untuk menemukan sebanyakbanyaknya, sosok-sosok seperti Ahmad Munawir ini. Mereka yang menggeluti dunia kewirausahaan, dan berkeinginan untuk mengembangkan usahanya secara lebih besar. Gerakan ini akan bekerja pada 2 area. Pertama adalah PENDIDIKAN bagi wirausaha (Entrepreneur Education) dan PENDIDIKAN bagi ekosistemnya (Ecosystem Education).

Pada 2 area tersebut, akan ada pendidikan yang sifatnya tak langsung. Bentuknya berupa artikel-artikel yang relevan untuk mendorong para wirausaha memperkuat kapasitas dan kemampuannya, atau berupa kegiatan langsung seperti workshop, pelatihan, seminar, dan semacamnya, yang diberikan oleh pakar, praktisi, dan ahli yang relevan dengan kebutuhan si wirausaha. Sesuai dengan kompetensi dan kapasitas Majalah iDEA, kami akan mengangkat dan mengekspos kegiatankegiatan usaha yang berhubungan dengan dunia bangunan, aksesori, dan pernak-pernik penghias rumah, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kreativitas menata rumah. Misalnya pada rubrik ETALASE di sebelah kiri halaman ini. Kami mengangkat usaha aksesori jam untuk hiasan rumah yang terbuat dari kain flanel.

Dengan mengangkat profil mereka, kami berharap ada pihak lain yang tertarik, baik sebagai konsumen, distributor, praktisi, pakar, yang dapat membantu usaha ini dapat berkembang lebih besar. Setiap rubrik yang melibatkan kegiatan kewirausahaan ini, kami akan menandai dengan logo Yes We’re OPEN, sehingga pembaca dengan mudah dapat mengidentifikasi bahwa rubrik ini merupakan bagian dari gerakan Optimistic Entrepreneur. Sekaligus kami akan mendata pemiliknya untuk dapat kami libatkan dalam program yang relevan. Nah, jika Anda adalah wirausaha yang berhubungan dengan semua keperluan atau ide kreatif seputar rumah, ingin tergabung dalam gerakan ini, ingin berdiskusi, atau bertanya lebih jauh tentang #OPEN, silakan kontak saya di alois@gramedia-majalah.com atau Twitter di @wisnuhardana. Saya tunggu.

Categories
Uncategorized

Mimilih Furniture Untuk Ruang Kamar Anak

Furniture memang menjadi salah satu topik pembicaraan yang gabakal ada habisnya jika dibicarakan. Sebab, di setiap tempat selalu saja membutuhkan furniture sebagai pelengkap fungsi dari tempat tersebut. Untuk lebih mudahnya bisa kita ambil satu contoh tempat yang ada di rumah. Dalam sebuah rumah ideal pasti akan memiliki beberapa ruangan dengan nama dan fungsi tertentu. Misalnya saja ruang tamu, kamar dan dapur. Ketiga ruangan ini memiliki fungsinya sendiri sendiri dan membutuhkan perabotan berupa furniture yang berbeda beda. Seperti meja tamu untuk ruang tamu, kitchen set untuk dapur dan kamar set untuk melengkapi kamar tidur.

Untuk kamar set tentu saja jelas sangat butuh perhatian lebih dalam tatanan atau dekorasinya dan ini sangat berkaitan erat dengan furniture yang nanti digunakan. Kamar sebagai tempat untuk beristirahat sebaiknya dibuat senyaman mungkin dengan segala perlengkapannya. Mulai dari tempat tidur, lemari pakaian, meja rias dan beberapa furniture lain yang harus disiapkan dengan baik. Termasuk untuk penataan kamar anak yang cenderung lebih sulit daripada merancang atau menata desain kamar orang dewasa. Untuk lebih memudahkan anda, berikut kami berikan beberapa tips mudah untuk memilih furniture kamar set anak yang bisa anda lakukan.

1.Lupakan furniture bertema funcy

Untuk penataan ruang kamar jangka panjang dan untuk membuat anak selalu merasa nyaman dengan kamar tidur pribadinya meskipun sudah bertambah usia, sebaiknya jangan pernah memilih furniture bertema funcy.

Mungkin untuk anak anak dengan usia antara 3 sampai 5 tahun akan sangat menyukai dengan tema kamar tidurnya yang penuh fantasi. Tapi, saat mereka mulai tumbuh dan mulai remaja mungkin saja kesenangan itu akan hilang. Jadi, untuk menghindari hal tersebut sebaiknya pilihlah furniture kamar set dengan tema yang lebih sederhana dan simpel. Tidak terlalu kekanak kanakan.

2.Keamanan dan kenyamanan untuk anak

Saat mencari sebuah furniture, jangan sampai hanya terpaku pada tampilan atau desainnya saja. Perhatikan juga keamanan dan kenyamanan anak nantinya. Terlebih lagi untuk pemilihan tempat tidur anak. Pastikan kualitasnya dengan baik agar anak selain merasa nyaman dengan istirahatnya tetapi juga terjaga keamanannya.

Pasti ayah bunda tidak mau jika anak cidera atau terluka bukan?

3.Minta pendapat anak

Untuk tips selanjutnya, sebaiknya mintalah pendapat kepada anak. sangat penting demi kenyamanan anak dengan kamar tidurnya. sebaiknya sebelum ayah bunda memilihkan untuk anak ajaklah anak untuk berdiskusi terlebih dahulu. Dan anda sebagai orang tua sebaiknya arahkan saja permintaan anak tapi jangan semuanya dituruti. Buatlah kesepakatan bersama.

Categories
News

Saat Maskapai Eropa dan Lokal Bertumbangan

Sejumlah maskapai penerbangan di Eropa dikabarkan telah menghentikan operasinya. Sebut saja Air Berlin, Alitalia, dan Monarch Airlines. Di tanah air, maskapai Kalstar Aviation juga mengalami nasib serupa. Apa yang sebenarnya terjadi?Re n t e t a n t u t u p ny a m a s k a p a i – ma skapai dalam beberapa bulan terakhir ini cukup membuat heboh pemberitaan. Seperti diberitakan Bloomberg (25/04/2017), terhitung sejak 2 Mei 2017, maskapai penerbangan nasional Italia, Alitalia mengawali jatuhnya maskapai-maskapai di Eropa tahun 2017 ini. Goyahnya maskapai berbiaya rendah (LCC) ini sudah mulai terdengar sejak Februari 2016. Saat itu, Alitalia mengumumkan akan membatalkan sebagian besar rutenya kecuali Olbia dan Roma pada akhir Maret 2016. Pada 25 April 2017, setelah karyawan Alitalia menolak usulan PHK (pemutusan hubungan kerja), ia mengumumkan akan mulai menjalani proses kebangkrutan.

Dan barulah pada 2 Mei 2017, pengajuan kebangkrutran itu diizinkan pemerintah Italia. Sementara itu, pada Oktober 2017 ini, dua maskapai Eropa, Air Berlin dan Monarch Airlines juga turut resmi mengudarakan penerbangan terakhirnya. Seperti diberitakan BBC (15/8/2017), Air Berlin mulai terombang ambing ketika pemegang saham utamanya, Etihad Airlines memutus dukungan dananya. Maskapai terbesar kedua di Jerman ini faktanya telah terlilit beban hutang selama satu dekade. Fenomena runtuhnya tiga maskapai besar Eropa berbiaya rendah ini menimbulkan isu kerasnya kompetisi maskapai-maskapai berbiaya rendah di sana. Seperti diketahui, maskapai penerbangan berbiaya rendah Eropa saat ini tengah dirajai oleh Ryanair dan Easyjet. Dua maskapai ini menawarkan tarif penerbangan mulai dari 10 poundsterling atau sekitar Rp 170 ribuan saja. Tdak hanya di Eropa, salah satu maskapai I n d o n e s i a j u g a b a r u s a j a m e n g a l a m i pembekuan operasi. Menteri Perhubungan B u d i K a r y a S u m a d i m e n g u m u m k a n p emb er hent ia n s ement a r a ma sk a p a i Kalstar sejak 30 September 2017.

Putusan itu dikeluarkan lantaran adanya masalah keuangan pada Kalstar. “Secara finansial negatif, makanya kami minta dihentikan sementara. Nanti kalau sudah recovery, kita akan minta audit, dan akan kami beri kesempatan untuk terbang lagi,” kata Budi Karya seusai acara Rakor Bidang Pariwisata Tingkat Nasional di DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (30/9/2017). Meski demikian, Menhub memberi kesempatan Kalstar untuk berbenah diri. “Kami kasih waktu 3 bulan, ya paling tidak 6 bulan. Kalau equity-nya positif, kami berikan operasi kembali,” ujar Menhub. S e l a i n ke u a n g a n , K a l s t a r j u g a mengantongi masalah teknis dan operasional. Pemerintah menganggap beberapa hal dinilai tidak sesuai dengan prosedur operasi standar, yakni berkaitan dengan jumlah pesawat yang beroperasi, ketersediaan kru dan sumber daya manusia (SDM), serta pelatihan wajib.

“ K e w a j i b a n m e m e n u h i ke t e n t u a n peraturan keselamatan penerbangan sipil sangat berhubungan dengan kemampuan finansial suatu maskapai penerbangan. Hal inilah yang membuat Kalstar harus menyelesaikan audit keamanan seperti yang diatur dalam peraturan keselamatan penerbangan sipil (PKPS),” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso (30/9/2017). S eb elumny a K a ls t a r s emp at mendatangkan armada baru pada 2015, yakni empat pesawat baru ATR 72-600 dan Embraer 195. Penambahan armada ini seiring rencana maskapai untuk menerbangi langsung rute Jakarta-Berau dan Surabaya- Berau

Categories
Rumah

Rumah Murah Pemerintah sudah dilengkapi Genset Yanmar Lho

Rumah Murah Pemerintah sudah dilengkapi Genset Yanmar Lho – S emakin maju sebuah kawasan perkotaan, tak lantas menjamin semakin meningkat pula kemampuan ekonomi masyarakatnya. Terbukti, di kota-kota besar di Indonesia masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan rumah layak huni degan harga terjangkau. Sekalipun beberapa orang memiliki tanah sebagai lahan tinggal, belum tentu mereka memiliki cukup biaya untuk membangun rumah di atasnya. Harga bahan baku yang cukup mahal tentu menjadi kendala utama. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan rumah nasional sejak tahun 2004 hingga saat ini. Berlandaskan hal tersebut, Puslitbang Permukiman mencetuskan sebuah solusi teknologi rumah instan. Teknologi yang kemudian dinamakan RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) ini didaftarkan kepada Direktorat Jenderal HK pada 20 Desember 2004. Pada awalnya RISHA diperuntukkan menjawab kebutuhan rumah nasional yang pada tahun tersebut mencapai 800.000 unit per tahun.

Disertai oleh backlog rumah mencapai 5,6 juta unit rumah, dan lebih dari 70%-nya adalah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ke bawah. Menurut Badan Pusat Statistik dan Kementerian Perumahan Rakyat, saat ini jumlah backlog telah menembus angka 12,5 juta. Berarti, dalam 10 tahun telah muncul peningkatan lebih dari 100%. Lantas, apa sebenarnya RISHA itu? Arief Sabaruddin, Koordinator Pengembangan Rumah Instan Balitbang Kimpraswil, menjelaskan bahwa RISHA merupakan rumah rakitan yang mengacu pada konsep bongkar pasang (knock down). Dengan sistem bongkar pasang ini, mendirikan RISHA terbilang jauh lebih cepat dibanding mendirikan rumah konvensional.

Mudah dan Murah

RISHA memiliki 2 kelebihan utama yang menjadi andalan Kementerian PU. Yang pertama, RISHA dikategorikan sebagai recommended prototype untuk daerah rawan gempa. Hal ini membuktikan bahwa RISHA memiliki konstruksi dan material yang begitu kuat, hingga cocok untuk daerah rawan gempa sekalipun. Yang kedua, harganya murah. Untuk satu unit RISHA tipe maisonet seluas 36 m² dibanderol dengan harga Rp 54 juta. Sedangkan untuk bangunan 1 lantai berada pada kisaran Rp 46 juta per luas 36 m². Arief turut menjelaskan, ketika konsumen telah membeli 1 unit RISHA, konsumen dapat mengolah kembali rumah instan tersebut sesuai yang diinginkan.

Karena desain komponen RISHA menggunakan pendekatan LEGO, konsumen dapat merakit kembali unit rumah tersebut dengan mudah. Komponen RISHA dapat dibuka dan bahkan diubah dengan bahan yang sama. Terkait dengan bahan penyusunnya, tingkat konsumsi bahan bangunan utama RISHA dapat direduksi hingga hampir 50% dari konsumsi bahan bangunan untuk rumah konvensional. Sehingga, sekalipun kenaikan harga bahan bangunan terus terjadi, selisih harga antara RISHA dengan rumah konvensional tetap dapat mencapai 25%. Komponen struktur RISHA terdiri dari 3 komponen struktur, 3 komponen dinding, dan 3 komponen atap. Semuanya pabrikasi. Dengan ini, budaya masyarakat dalam membangun rumah yang dilakukan secara bertahap, dapat terakomodasi. Arief menggambarkan bila masyarakat dapat menyisihkan uangnya dalam 1 minggu sekitar Rp 100.000, mereka sudah dapat membeli 1 panel RISHA. Sehingga, dalam sebulan mereka sudah dapat memiliki 4 buah panel, dan dalam setahun mereka dapat memiliki 1 unit ruang 3 m x 3 m.

Kerja Sama UKM

Untuk menyediakan komponenkomponen penyusun RISHA, pemerintah bekerja sama dengan beberapa UKM di Bandung, Cilacap, Medan, Padang, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta. Secara umum, semua UKM tersebut masih berada di bawah bimbingan Puslitbang Permukiman. Namun Arief mengakui, masih ada sedikit kendala pada segi pemasaran. Pemasaran yang dilakukan oleh pihak UKM masih terbatas pada sistem “mulut ke mulut” dan belum ada upaya serius untuk mengemasnya.

Dengan modal di bawah Rp 100 juta (di luar tanah), UKM dapat memroduksi komponen untuk 1 unit RISHA tipe 36m². Dengan begitu, UKM juga memberikan penghasilan kepada para tenaga kerja mereka rata-rata Rp 100.000 per harinya (borongan). Dengan penghasilan sebesar itu, para tenaga kerja yang juga tergolong masyarakat berpenghasilan rendah akan mampu mendapatkan rumah layak huni. Desain RISHA yang begitu praktis memperluas peluang penggunaan teknologi instan tersebut untuk dijadikan beragam bangunan. Tak hanya rumah tinggal, teknologi RISHA dapat digunakan untuk membangun sekolah, poliklinik, kantor, gudang, bangunan ibadah, hingga gedung serbaguna. Bahkan, tak tertutup kemungkinan bagi para arsitek untuk mengkreasikan komponen RISHA menjadi elemen bangunan lainnya

Rumah Instan Kayu

Untuk melengkapi teknologi RISHA, Puslitbang Permukiman juga memproduksi tekologi RIKA (Rumah Instan Kayu). Kayu yang digunakan merupakan kayu dari tanamantanaman cepat tumbuh, seperti kayu sengon. Menggunakan bahan kayu tak lantas menjadikan RIKA cenderung ringkih. Kayu-kayu yang diperoleh kemudian diolah terlebih dahulu untuk meningkatkan kekuatan dan keawetannya. Dari segi konsep, RISHA dan RIKA dilatarbelakangi fi losofi dan tujuan yang sama. Yang membedakan keduanya hanyalah bahan dasarnya saja. Perbedaan bahan bangunan tersebut memberikan alternatif rancangan desain bagi konsumen dan arsiteknya

Categories
News

Pilot Nganggur di Indonesia Terus Menjamur

Isu banyaknya pilot yang menganggur kembali mengemuka. Kali ini, yang dituding menjadi biang keladinya adalah sekolah-sekolah pilot. Sejumlah wacana kontroversial yang berpeluang merugikan para pengelola flying school pun digagas oleh Kementerian Perhubungan untuk menanggulangi isu ini. Be b e r a p a w a k t u l a l u , M e n t e r i Perhubungan, Budi Karya Sumadi, m eng elua r k a n p er ny at a a n y a ng menggegerkan publik, khususnya para pemilik sekolah pilot (flying school) swasta di Indonesia. Ia menyebutkan ada 1.200 p il o t y a ng m e ng a ng g u r k a r e n a t i d a k memiliki kompetensi sesuai ketentuan yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan nasional. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Dinas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan di Jakarta, Kamis (7/9). Budi Karya juga menyatakan banyaknya flying school di Indonesia yang jumlahnya mencapai 20-an menjadi salah satu penyebab “meledaknya” jumlah pilot yang menganggur tadi, dan banyak di antara flying school tadi tak memiliki fasilitas memadai. Ia lalu menyontohkan ada flying school yang hanya memiliki satu pesawat latih sehingga jam terbang siswanya sangat kurang. Padahal menurut Budi Karya, sekolah pilot minimal harus memiliki empat pesawat latih. Lebih lanjut, Budi Karya juga menyarankan jumlah flying school yang ada saat ini dimerger menjadi hanya 10 sekolah.

Ia pun telah meminta kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk segera melakukan penggabungan sekolah-sekolah penerbangan yang ada . Budi Kar ya menilai langkah tersebut penting diambil agar sekolah memiliki kualifikasi yang baik sehingga mampu melahirkan calon-calon pilot yang berkompeten. Pernyataan yang disampaikan oleh Budi langsung menyulut reaksi bernuansa penolakan dari para pengelola flying school swa st a . Dan ber selang beberapa hari kemudian, Perkumpulan Institusi Penerbangan Indonesia/PIP21 (yang beranggotakan 13 flying school ) langsung melakukan press conference guna menyikapi wacana yang disampaikan oleh Budi Karya tadi, sekaligus mendeklarasikan berdirinya PIP21. Mereka membahas berbagai wacana yang telah dilayangkan pihak Kemenhub, mulai dari moratorium penerimaan siswa penerbang, peningkatan persyaratan pendaf taran siswa penerbang menjadi S1/D4, merger atau penyatuan antar-institusi pendidikan penerbang swasta, ketentuan kerjasama dengan maskapai sebelum membuka kelas baru, persyaratan kepemilikan pesawat, hingga pembatasan usia pesawat latih.

Kebijakan-Kebijakan Impulsif Regulator

Capt . Imron F Siregar selaku Ketua Dewan Pengawas IPI21, menyatakan bahwa surplus pilot yang sedang terjadi saat ini sebenarnya adalah hal yang normal sehingga tak perlu dibesar-besarkan. Malah, menurut Capt. Imron, justru kekurangan jumlah pilot lebih beresiko dan merugikan daripada pilot surplus. Terlebih, berdasarkan perhitungan dan prediksi IATA, angka pertumbuhan trafik penumpang pesawat di Indonesia bakal menempati posisi 10 besar di dunia pada tahun 2020 nanti, yang notabene tinggal tiga tahun lagi. Diperkirakan, bakal terjadi lonjakan pertumbuhan industri penerbangan pada tahun 2018-2020 nanti.

N a h , b i l a s a a t i n i p e m e r i n t a h mengeluarkan kebijakan impulsif, misalnya pengetatan regulasi, berupa pengenaan batas minimum jumlah pesawat latih, pengetatan persyaratan menjadi siswa sekolah pilot, maka bisa jadi negeri ini akan kekurangan pilot pada 2-3 tahun mendatang. “Dan bisa jadi pula nantinya pemerintah terpaksa akan membuka kembali keran penerimaan pilot asing. Kondisi seperti itu pernah terjadi pada tahun 1998-2012,” ujarnya. Capt. Imron menambahkan, di sekolahsekolah pilot di luar negeri pun, misalnya di Amerika Serikat, Malaysia, dan Australia, tidak ada pembatasan usia pesawat. Begitu juga soal kewajiban flying school memiliki s e j u m l a h p e s aw a t l a t i h . C a p t . I m r o n menegaskan tidak ada regulasi internasional yang menyatakan bahwa flying school bisa dibilang safety bila sudah memiliki minimal lima pesawat latih.

Serbuan Pilot Asing

Menurut Capt. Deddy Suparli selaku Kepala Sekolah Alfa Flying School, angka 1.200 pengangguran pilot itu adalah angka yang belum diverifikasi. Sebab, rata-rata setiap satu sekolah pilot hanya meluluskan s ek i t a r 10 or a ng p ilot mu da . D eng a n demikian, ia mempertanyakan darimana angka tadi muncul. Untuk mencari dari mana munculnya angka 1.200 tadi, Capt. Deddy lalu menengok ke tahun 2007 di mana saat itu negeri ini membutuhkan banyak pilot sehingga akhirnya banyak flying school bermunculan. Sayangnya, kata Capt. Deddy, ketika sekolahsekolah pilot tadi sudah menghasilkan para lulusan, banyak maskapai yang bangkrut, misalnya Mandala , Adam Air, Bat avia , Merpati, Buraq.

“ N a h p a r a p i l o t y a n g m e n t a l d a r i maskapai-makapai bangkrut tadi menyerbu maskapai-maskapai yang masih beroperasi. Maskapai-maskapai pun menerima para pilot ek s t adi k a rena dia ng g a p suda h berpengalaman. Akibatnya, keran untuk menerima pilot-pilot ab-initio tertutup oleh serbuan pilot eks tadi,” paparnya. Celakanya, Capt. Deddy melanjutkan, kondisi yang menyulitkan para pilot abinitio tadi diperparah lagi oleh serbuan pilot asing yang bersedia dibayar murah sehingga maskapai-maskapai pun lebih memilih menerima para pilot asing daripada pilotpilot lokal. Capt. Deddy juga menjelaskan bahwa p a r a p il o t a sing t a di b i a s a ny a s u d a h memiliki lisensi type rating, misalnya rating pesawat kecil Cessna Grand Caravan. Dan kebetulan type rating pesawat itu sangat jarang dimiliki pilot-pilot lokal. Maklum saja, untuk mendapatkan type rating pesawat Ce ssna Gr a nd C a r av a n, si pilot ha r us mendapatkannya di Wichita, Amerika Serikat. “Jadi wajar bila maskapai-maskapai lebih tertarik menerima pilot-pilot asing tadi,” ungkapnya.

Lulusan Lokal Kurang Berkompeten?

Anggapan bahwa lulusan flying school lokal yang dinilai kurang berkompeten juga dibantah oleh Capt. Deddy. Sebab, pada proses penerimaan siswa, ada beberapa proses selek si ya ng semua nya suda h ditetapkan oleh pemerintah, misalnya tentang poin minimal yang harus diperoleh calon siswa. Selain itu, Capt. Deddy juga membeberkan bahwa setiap siswa di flying school-nya telah menempuh enam kali ujian negara di bawah pengawasan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU), mulai dari tes radio, tes simulator, tes ground PPL, tes ground CPL, hingga tes terbang instrumen rating. Semuanya pun dilakukan di bawah pengawasan DKUPPPU. Merasa diperlakukan tidak fair, Capt. Deddy lalu mengajak pemerintah menengok kembali berbagai kebijakan yang selama ini dianggap kurang mendukung kegiatan flying school. Misalnya tentang kewajiban meminta izin untuk kegiatan terbang malam di Bandara Halim Perdanakusuma.

Tak lupa, Capt. Deddy juga menyinggung soal belum adanya lapangan terbang yang kondisi dan fasilitasnya sesuai dengan ketentuan yang ada dalam silabus, misalnya untuk terbang area, terbang sirkuit, terbang malam, atau terbang instrumen. Kalaupun ada, itu pun merupakan lapangan-lapangan terbang besar yang notabene ada di kota-kota besar dan digunakan oleh kegiatan bisnis airline. “Di Indonesia ini tidak ada sekolah pilot yang memiliki lapangan terbang sendiri. Yang berstatus negeri pun, misalnya STPI atau BP3, juga harus numpang ke lapangan terbang milik pihak lain,” tuturnya.

Categories
Rumah

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir

Langkah Membuat Biopori untuk Mencegah banjir – H ujan kerap datang di awal tahun. Genangan air pun muncul dimana-mana. Tak hanya di jalanan kota, pekarangan rumah pun menjadi korban. Intensitas air hujan yang cukup tinggi, juga, kadang membuat taman rumah jadi becek. Untuk mengurangi genangan ini, membuat lubang resapan biopori bisa jadi solusi. Lubang silindris yang menembus tanah ini dapat mempercepat penyerapan air ke dalam tanah. Tak hanaya itu, biopori juga bisa menjadi sarana mengolah sampah organik jadi pupuk kompos. Cadangan air tanah juga terjaga karena air tak lansung mengalir ke selokan/riol kota. Untuk membuat biopori pun tak sulit.

Anda cukup menyediakan bor biopori, pipa PVC yang telah diberi lubang, dan penutup lubang sebagai pelindung. Kemudian tentukan lokasi lubang biopori yang akan dibuat. Agar resapan lebih optimal, buat alur air pada taman. Buat sebagian permukaan tanah lebih rendah dari sisi lainnya. Setelah semua persiapan dilakukan, saatnya membuat lubang dengan 5 langkah berikut ini.

• Buat lubang resapan biopori (LRB) di alur air yang disediakan dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 100 cm. Untuk mempermudah membuat lubang, siram tanah dengan air terlebih dahulu.

• Buat lubang biopori lainnya sesua alur air yang telah dibuat. Atur jarak antarlubang, 1 hingga 1,5 m.

• Setelah lubang terbentuk, pasang pipa PVC sebagai perkerasan agar sekeliling lubang tak mudah amblas. Anda juga bisa menggunakan menggunakan adonan semen yang dicetak di bibir lubang dengan ketinggian tak lebih dari 10 cm.

• Isi lubang biopori dengan mengunakan sampah organik setiap hari. Saat satu lubang penuh, isi lubang yang lain. Lakukan berurutan hingga semua lubang terisi.

• Agar lubang tak membahayakan orang yang melintas, Anda bisa menempatkan penutup sebagai pengamanan. Anda bisa menggunakan lubang dari kawat atau dop pipa yang dibuat berlubang sebagai penutup. Ada baiknya, penutup dibuat berlubang dan mudah dibuka agar air dan udara tetap bebas mengalir.

Itulah langkah untuk membuat biopori. Jangan lupa untuk menyediakan genset yogyakarta di rumah mu sebagai sumber listrik cadangan bila sewaktu waktu terjadi mati listrik

Categories
Tekno

ASRock VisionX, VisionHT, dan Mini Series

Produsen motherboard terbesar ketiga di dunia, ASRock, juga turut meramaikan pasar mini-PC dengan varian VisionX Series, Mini Series, dan Vision HT Series. Ketiga seri mini-PC ASRock tersebut ditenagai prosesor Intel dan terbagi dalam dua varian tergantung dari jenis prosesor yang digunakan, terkecuali untuk Mini Series yang menggunakan APU AMD E2-1800.

Yang paling baru adalah VisionX 420D yang menggunakan Intel Haswell i5- 4200M dan memori berkapasitas 8 GB. Mini-PC dari ASRock menghadirkan hard disk berkapasitas 1 TB sebagai tempat penyimpanan data. Khusus untuk Mini Series hanya menyediakan hard disk berkapasitas 500 GB, namun sudah mencukupi untuk menyimpan data foto dan video.

Beralih ke bagian konektivitas, seluruh mini-PC dari ASRock dilengkapi dengan USB 3.0, port audio 3,5 mm, dan card reader 4-in-1di bagian depan. Ethernet LAN, DVI-D, HDMI port, enam USB 2.0 slot, power supply input, optical audio, dan konektor analog audio berjajar rapi pada sisi bagian belakang. Untuk melengkapi fungsi sebagai perangkat komputasi, semua mini-PC dari ASRock juga dilengkapi dengan DVD-Rom slim.

Categories
Parenting

Paparan Pestisida Tingkatkan Risiko Adhd

Mamil agar menghindari penggunaan pestisida karena dapat mengganggu perkembangan sistem dopamin dalam otak, yang berkaitan dengan ekspresi emosional dan fungsi kognitif. Yang juga mencemaskan, paparan pestisida, bahkan dari yang umum digunakan banyak orang, dapat meningkatkan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD) pada bayi yang dilahirkan. Demikian hasil riset yang dimuat di Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology. “Kita tidak bisa mengubah faktor genetik yang dapat menimbulkan ADHD pada anak, namun kita bisa mengurangi beberapa faktor lain, seperti yang berkaitan dengan lingkungan. Salah satunya adalah paparan pestisida,” kata Jason Richardson, kepala penelitian dari Rutgers Robert Wood Johnson Medical School dan anggota Environmental and Occupational Health Sciences Institute (EOHSI). Perlu diketahui, paparan pestisida tidak dapat segera dimetabolisme tubuh.

Papa Juga Perlu Diet Gula

Ingin punya bayi sehat dan jauh dari obesitas? Bukan cuma Mama yang harus menjaga makan saat hamil, bahkan jauh sebelum hamil. Papa juga perlu makan sehat! Studi yang dimuat di jur nal Cell menemukan, para papa yang gemar mengonsumsi banyak gula sebelum masa konsepsi dapat meningkatkan risiko obesitas pada bayi. “Pola konsumsi tinggi gula ini dapat mengubah ekspresi genetik para embrio. Dari temuan ini diketahui, stimulasi berupa nutrisi dari orangtua serta lingkungan dapat berpengaruh pada keturunan yang akan dilahirkan,” kata Dr. J. Andrew Pospisilik, peneliti dari Max Planck Institute of Immunobiology and Epigenetics, Jerman.

Rumah Ramah Mamil

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2008 menemukan fakta, mamil yang terpapar zat-zat kimia yang terdapat dalam cairan pemutih, penyegar udara, dan produk pembersih lainnya, bisa meningkatkan risiko asma pada bayinya kelak sebanyak 41%. Untuk itu, sebelum membeli barang, baca label yang tertera pada kemasan. Sebaiknya jangan gunakan lagi produk yang terdapat zat hidroksida, asam klorida, butil cellusolve, formaldehida, pemutih, amonia silfamic, asam sulfat, alkali, dan mopholine. Sebaiknya, pilih produk yang ramah lingkungan dan dibuat dari bahan-bahan alami.

Selain menjaga kesuburan dan kesehatan untuk mempersiapkan kehamilan agar lancar tentunya setelah si kecil dan beranjak besar perlu adanya pendidikan terutama bahasa. Berikan ia pelatihan bahasa asing di tempat kursus berbahasa Perancis di Jakarta yang terbaik. Sehingga si buah hati memiliki keterampilan berbahasa asing yang baik.